DIRIKU
MENGGAPAI IKHLAS
Allah
berfirman di dalam surat Al-An’am ayat 162:
“Sesungguhnya
shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah,Tuhan semestas
alam”.
Menurut
saya, sangat luas arti ikhlas yang Allah sebutkan di atas. Ikhlas tidak hanya
mencakup aspek beragama, tetapi mencakup segala aspek kehidupan. Bahwa
sesungguhnya hidup dan mati kita haruslah karena Allah.
Arti
kata ikhlas menurut bahasa yaitu bersih dari kotoran dan menjadikan sesuatu
bersih tidak kotor. Sedangkan secara istilah adalah niat mengharap ridha Allah
tanpa menyekutukan Nya dengan yang lain (dakwatuna)..
Saya
menjadi teringat akan sindiran teman saya dari Filipina. Dia mengupload gambar seseorang
sedang memberikan makanan kepada anak-anak miskin. Lalu di dalam foto tersebut
dia menuliskan, We do good things because doing
good is good. Not because of a promise of reward elsewhere.
Saya
kemarin sempat berargumen dengannya, saya sedikit tersinggung bahwa memang di
dalam Islam Allah menjanjikan reward
kepada hamba-hambaNya, tetapi perlu diingat pula bahwa tidak mudah untuk
mendapatkan pahala dari Allah.
Syarat utama agar amal yang kita lakukan di terima
oleh Allah adalah kita tidak saja melakukan sesuatu itu dengan baik tetapi harus ikhlas dilakukan.
Seperti pendapat Fudhail bahwa “Sesungguhnya jika amal dilakukan dengan ikhlas
tetapi tidak benar, maka tidak diterima. Dan jika amal itu benar tetapi tidak
ikhlas, juga tidak diterima. Sehingga, amal itu harus ikhlas dan benar. Ikhlas
jika dilakukan karena Allah Azza wa Jalla dan benar jika dilakukan sesuai
sunnah.” Pendapat ini disandarkan pada firman Allah swt. di surat Al-Kahfi ayat
110 (dakwatuna).
Selain
itu Ibnul Qoyyim (dakwatuna) memberi perumpamaan seperti ini, “Amal tanpa
keikhlasan seperti musafir yang mengisi kantong dengan kerikil pasir.
Memberatkannya tapi tidak bermanfaat.” Dalam kesempatan lain beliau berkata,
“Jika ilmu bermanfaat tanpa amal, maka tidak mungkin Allah mencela para pendeta
ahli Kitab. Jika ilmu bermanfaat tanpa keikhlasan, maka tidak mungkin Allah
mencela orang-orang munafik.”
ikhlas
menurut saya adalah keadaan dimana kita (hati) ini kosong atau tanpa beban, karena kita sudah menyerahkan
apapun kepada Allah. Ikhlas itu adalah niat awal kita memulai sesuatu. Jika
awal kita sudah mengarah kepada keinginan terhadap sesuatu maka jelas dalam
pelaksanaannya pasti akan menginginkan sesuatu pula. Bukan berarti kita tidak
boleh bermimpi, tidak. Saya menggambarkannya lebih sebagai ikhtiar dengan
tujuan ridha Allah, selanjutnya serahkan kepada Allah. Apapun kegiatan yang
kita lakukan baik berurusan dengan agama maupun dengan dunia.
Saya
hanya mengingat bahwa bukan berarti kita di dunia tidak melakukan apa-apa.
Justru karena masih di dunia ini saya ingin berbuat apa yang saya mampu dengan
ijin Allah, sehingga apa yang saya lakukan tidak sia-sia. Karena dunia itu
merupakan jembatan kita menuju ke kehidupan selanjutnya.
Ass Sdri Ninda Argafani, anda termasuk serius ketika membuat suatu Comment, tetapi kurang serius menambah jumlah Comment. Kalau bisa dibuat seimbang agar kualitas dan kuantitas bisa tercapai. Hingga saat ini saya kurang paham mengapa produktivitas membuat Comment anda relative rendah. Hingga saat ini Comment anda mencapai 210 belum dikurangi yang double.
ReplyDeleteDemikian selamat berjuang. Amin. Wss.
17 Januari 2013 pk 23.10 Marsigit.
Ass lagi anda terpilih untuk saya beritahu bahwa hingga Minggu Tg 20 Comment anda sudah encapai 256. Saya harap waktu yang tersisa (1 minggu) dapat digunakan, sehingga harapannya bisa mencapai minimal 350. Anda terpilih saya beritahu karena untuk menyeimbangkan Kualitas dan Kuantitas. Wss
ReplyDeleteWa'alaikumsalam Pak...terima kasih Prof. untuk himbauannya. Saya berusaha sekuat tenaga Insya Allah akan mengejar target kuantitas.
ReplyDeleteProf. saya terkadang mengoment elegi ditambah mengometari komentar pembaca lain. Apakaha ini dikategorikan double komen? mohon bimbingannya. terima kasih
mb berarti cuma sampel yang di comment pak marsigit anda yang terpilih.
ReplyDeletesama saja Pasa, tidak yang terpilih. semua sama. mungkin saya sedang beruntung. hehe
ReplyDelete